Momen Terakhir Bocah di Jenin: Bermain Bareng Teman, Tewas Ditembak Tentara Israel

Minggu, 10 Desember 2023 - 09:08 WIB
Tapi Suleiman langsung tahu.

“Dari pandangan pertama Basil, saya tahu bahwa dia adalah seorang martir. Alhamdulillah," ucapnya.

Basil dan Adam, anak laki-laki yang bermain di Jenin, ditembak mati oleh tentara Israel selama penggerebekan Jenin, yang juga menewaskan dua orang dewasa. Sebuah video yang memperlihatkan anak laki-laki yang ditembak telah menjadi viral. Tentara Israel menangkap 15 orang lainnya dari kamp pengungsi, yang telah menjadi fokus utama pertempuran antara mereka dan pejuang perlawanan Palestina.

Anak-anak tersebut termasuk di antara lebih dari 260 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki yang dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel sejak serangan Hamas di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober. Pemboman dan tembakan artileri Israel juga telah menewaskan lebih dari 17.000 orang di Gaza pada periode ini, termasuk setidaknya 7.000 anak-anak.

Hancurnya Sebuah Mimpi



Basil belajar di Sekolah Menengah Jenin di kelas 10.

“Ibunya, seorang apoteker, dan saya bermimpi bahwa dia akan menjadi seorang dokter dan belajar kedokteran – tetapi kami tidak pernah memaksanya untuk memilih jurusan apa pun,” ungkap Suleiman.

Kini, mimpi-mimpi itu telah digantikan oleh kesedihan yang tak terlukiskan bagi keluarga Basil, di antara sedikitnya 63 anak yang tewas dalam serangan Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober.

“Rasa sakitnya sangat berat,” kata sang ayah. “Yang terjadi lebih berat dari gunung, perasaan yang hanya dirasakan oleh orang tua,” ungkapnya.

Paman Basil, Hazem Abu al-Wafa, yang bekerja di laboratorium analisis medis, menggambarkan keponakannya sebagai anak yang sederhana.

“Basil adalah seorang anak yang tidak tahu apa pun dalam hidupnya kecuali sekolahnya, bukunya, dan bermain dengan teman-temannya, seperti kesukaan anak lainnya,” kata Hazem.

Baca Juga: 133 Orang Tewas dalam 24 Jam di Wilayah Selatan Saat Seluruh Gaza Membara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!