Standar Ganda! Reaksi Dunia Atas Veto AS Terhadap Upaya Gencatan Senjata di Jalur Gaza
Minggu, 10 Desember 2023 - 08:46 WIB
China
Perwakilan tetap China di PBB, Zhang Jun, mengatakan kepada DK PBB: “Membiarkan berlanjutnya pertempuran sambil mengaku peduli terhadap kehidupan dan keselamatan orang-orang di Gaza adalah tindakan yang kontradiktif. Membiarkan berlanjutnya pertempuran sambil menganjurkan pencegahan dampak lanjutan dari konflik adalah tindakan yang menipu diri sendiri. Membiarkan berlanjutnya pertempuran sambil menyebutkan perlindungan perempuan dan anak-anak serta hak asasi manusia adalah sebuah tindakan munafik. Semua ini sekali lagi menunjukkan kepada kita apa itu standar ganda.”
Rusia
Duta Besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy, mengatakan: “Rekan-rekan kami dari AS benar-benar di depan mata kami telah menjatuhkan hukuman mati kepada ribuan, bahkan puluhan ribu warga sipil di Palestina dan Israel.”
Prancis
Duta Besar Prancis untuk PBB, Nicolas de Riviere, mengatakan di DK PBB: “Sayangnya sekali lagi dewan ini gagal karena kurangnya persatuan, dan dengan menolak melakukan negosiasi, krisis di Gaza semakin buruk dan dewan tidak menyelesaikan mandatnya berdasarkan piagam.”
Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mempertanyakan apakah keadilan dapat dicapai setelah seruan gencatan senjata ditolak.
“Pemerintahan Israel, yang mendapat dukungan tak tergoyahkan dari negara-negara Barat, melakukan kekejaman dan pembantaian yang mematikan di Gaza yang akan membuat semua umat manusia tersipu… Dunia yang adil mungkin terjadi, tetapi tidak dengan Amerika, karena Amerika memihak Israel,” katanya saat berbicara di acara Hari Hak Asasi Manusia Sedunia.
“Mereformasi Dewan Keamanan PBB adalah suatu keharusan,” tambahnya, sambil mengatakan bahwa dunia lebih besar dari sekedar lima anggota tetap DK PBB.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, mengatakan kepada media Turki: “Amerika sekarang sendirian dalam masalah ini (perang di Gaza), terutama dalam pemungutan suara yang diadakan di PBB hari ini… Sistem politik Amerika sekarang tidak berdaya dalam isu-isu terkait Israel.”
Oman
Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi mengatakan dalam sebuah postingan di X: “Penggunaan veto di Dewan Keamanan merupakan penghinaan yang memalukan terhadap norma-norma kemanusiaan. Saya sangat menyesal bahwa Amerika Serikat harus mengorbankan nyawa warga sipil yang tidak bersalah demi Zionisme.”
Malaysia
Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan “keberatan kerasnya” terhadap Amerika yang memveto resolusi tersebut.
“Aneh dan di luar kewarasan manusia ketika ada pihak yang mendukung dan bungkam terkait pembantaian anak-anak dan perempuan tak berdosa serta warga sipil,” tulisnya di X.
(ian)
Lihat Juga :