Genting! UNRWA di Ambang Kehancuran di Gaza

Sabtu, 09 Desember 2023 - 02:15 WIB
Premis mandat UNRWA untuk memberikan layanan kepada Pengungsi Palestina sampai ada solusi politik berada dalam risiko besar: tanpa tempat berlindung dan bantuan yang aman, warga sipil di Gaza berisiko mati atau terpaksa mengungsi ke Mesir dan sekitarnya.

“Pengungsian paksa keluar dari Gaza dapat mengakhiri prospek solusi politik yang merupakan mandat UNRWA, dengan risiko besar bagi perdamaian dan keamanan regional,” papar dia.

“Staf kami membawa anak-anak mereka ke tempat kerja sehingga mereka tahu bahwa mereka aman atau bisa mati bersama,” ujar dia.

“Saya belum pernah menulis surat seperti itu, memperkirakan akan terbunuhnya staf saya dan runtuhnya mandat yang harus saya penuhi,” papar dia.

Dia kemudian menyerukan, “Diakhirinya kehancuran Gaza dan rakyatnya.”

UNRWA didirikan pada 1949 berdasarkan mandat PBB untuk melayani pengungsi Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah, Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem. Lembaga ini mendukung sekitar 5,9 juta pengungsi Palestina.

Selama bertahun-tahun, Israel telah melobi agar UNRWA ditutup karena ini merupakan satu-satunya badan PBB yang mempunyai mandat khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi Palestina.

Jika lembaga tersebut tidak ada lagi, menurut Israel, maka masalah pengungsi tidak akan ada lagi, dan hak sah bagi pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka tidak diperlukan lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!