Apa Pemimpin Hamas Menjalankan Operasi Tempurnya di Khan Younis?

Rabu, 06 Desember 2023 - 03:03 WIB
Dikatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengingatkan masyarakat, termasuk dengan menerbitkan peringatan online mengenai daerah-daerah yang harus dievakuasi dan menetapkan tempat perlindungan. Badan-badan bantuan mengatakan terbatasnya internet dan listrik menyebabkan banyak orang tidak dapat mengakses informasi.

PBB juga mengatakan evakuasi baru ini memberikan tekanan pada tempat-tempat di mana orang-orang diminta mencari perlindungan, termasuk kota Rafah, dekat perbatasan Mesir. Thomas White, direktur urusan UNRWA di Gaza, mengatakan badan tersebut tidak memiliki sumber daya untuk menyediakan kebutuhan ribuan pengungsi internal baru, di tengah terbatasnya pengiriman bantuan kemanusiaan.

Direktur Badan PBB untuk Pengungsi Palestina di Gaza mengatakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terus meminta warga untuk meninggalkan Gaza.

Dalam sebuah postingan di X, sebelumnya Twitter, Thomas White mengatakan warga telah diberitahu bahwa pusat kota sekarang menjadi “zona pertempuran yang berbahaya”.

Sementara itu, setelah 60 hari berperang, tujuan utama Israel untuk “memusnahkan” Hamas masih belum membuahkan hasil.

Menurut Washington Post, sekitar 5.000 pejuang Hamas telah tewas dalam konflik tersebut dari 30.000 tentara di sayap militer kelompok tersebut.

Mengutip tiga pejabat keamanan Israel yang tidak disebutkan namanya, surat kabar tersebut melaporkan bahwa Hamas masih aktif di Gaza utara, meskipun Israel kini memperluas operasi darat ke selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!