Sentil Rusia, Eks Menlu Jerman Serukan UE Miliki Senjata Nuklir Sendiri

Senin, 04 Desember 2023 - 10:21 WIB
Dia juga mengatakan bahwa Eropa tidak bisa membiarkan Moskow menang di Ukraina, mengingat konflik yang terjadi saat ini merupakan hal yang “sangat penting” bagi masa depan benua Eropa.

Fischer, yang menjabat sebagai menteri luar negeri dan wakil kanselir dari tahun 1998 hingga 2005, juga memainkan peran penting dalam mendirikan Partai Hijau Jerman.

Pada tahun 1999, ketika dia menjadi diplomat utama Berlin dan pemimpin Partai Hijau, dia mendukung kampanye pengeboman NATO terhadap Yugoslavia. Pada tahun 2011, dia mendukung intervensi pasukan Jerman di Afghanistan.

Ketika ditanya oleh Die Zeit apakah menurutnya Jerman harus memperoleh senjata nuklir, mantan politisi tersebut menjawab negatif, dengan mengatakan bahwa yang seharusnya memiliki adalah Uni Eropa.

Dia juga menyatakan bahwa persenjataan nuklir Perancis dan Inggris tidak lagi cukup untuk menjamin keamanan Eropa.

Ketika pewawancara mengingatkan Fischer bahwa dia dan partainya sangat menentang senjata nuklir pada tahun 1980-an, mantan Menlu Jerman tersebut mengeklaim bahwa “dunia telah berubah” sejak saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!