AS Disebut Sedang Rancang Pengusiran Pejuang Hamas dari Gaza
Kamis, 30 November 2023 - 19:09 WIB
Baca juga: Biadabnya Israel, Tahanan Palestina Dipukuli Tiap Hari, Tulang Patah Biasa, Mati Banyak
Pengusiran paksa akan melemahkan basis kekuatan Hamas di wilayah Gaza. Keberlangsungan ide tersebut masih dipertanyakan, menurut laporan itu.
“Saya tidak melihat mereka serasional PLO,” ujar seorang pejabat Israel kepada WSJ. “Ini adalah organisasi yang lebih religius dan jihadis yang terhubung dengan ide-ide Iran.”
Israel dilaporkan membantu Hamas mendapatkan kekuasaan, melihatnya sebagai penyeimbang yang berguna bagi PLO dan sayap politiknya Fatah, yang saat ini mengendalikan Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat.
Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kebijakan tersebut, yang tidak diakui secara publik, “adalah memperlakukan Otoritas Palestina sebagai beban dan Hamas sebagai aset,” menurut Times of Israel.
Perpecahan di antara warga Palestina membantu Israel menghalangi pembicaraan mengenai solusi dua negara terhadap konflik Timur Tengah.
“Selama pembicaraan, Israel menolak memberikan kendali kepada Otoritas Palestina atas Gaza setelah penggulingan Hamas,” ungkap laporan WSJ.
Pengusiran paksa akan melemahkan basis kekuatan Hamas di wilayah Gaza. Keberlangsungan ide tersebut masih dipertanyakan, menurut laporan itu.
“Saya tidak melihat mereka serasional PLO,” ujar seorang pejabat Israel kepada WSJ. “Ini adalah organisasi yang lebih religius dan jihadis yang terhubung dengan ide-ide Iran.”
Israel dilaporkan membantu Hamas mendapatkan kekuasaan, melihatnya sebagai penyeimbang yang berguna bagi PLO dan sayap politiknya Fatah, yang saat ini mengendalikan Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat.
Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kebijakan tersebut, yang tidak diakui secara publik, “adalah memperlakukan Otoritas Palestina sebagai beban dan Hamas sebagai aset,” menurut Times of Israel.
Perpecahan di antara warga Palestina membantu Israel menghalangi pembicaraan mengenai solusi dua negara terhadap konflik Timur Tengah.
“Selama pembicaraan, Israel menolak memberikan kendali kepada Otoritas Palestina atas Gaza setelah penggulingan Hamas,” ungkap laporan WSJ.
Lihat Juga :