5 Alasan Otoritas Palestina Tidak Akan Bisa Menggantikan Hamas dalam Memimpin Gaza

Selasa, 28 November 2023 - 20:20 WIB
Foto/Reuters

Praktik keamanan Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki juga dikritik karena tindakannya yang keras, namun Jamal Nazzal, juru bicara Fatah dan anggota badan parlemennya, Dewan Revolusi, mengatakan, Otoritas Palestina perlu “memulihkan ketertiban dan melindungi hukum”.

“Pergerakan pasukan keamanan Palestina atau pejabat atau individu normal terkadang memerlukan koordinasi keamanan dengan kekuatan pendudukan,” katanya, seraya menambahkan bahwa segala sesuatu yang dikelola Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki “harus dikoordinasikan dengan Israel”.

5. Fatah Terlalu Lemah



Foto/Reuters

Dengan beragamnya dukungan terhadap PA di kalangan warga Palestina, apa kemungkinan PA akan kembali memerintah Gaza?

Nazzal menunjukkan bahwa, meskipun Hamas berkuasa, Otoritas Palestina sudah menjalankan beberapa elemen kehidupan di Gaza, seperti kementerian kesehatan dan pendidikan serta sistem perbankan.

Sementara itu, gerakan Fatah, tambahnya, menentang masa depan di mana Hamas akan disingkirkan. “Kami tidak setuju dengan tujuan militer Israel di Gaza, dan kami juga tidak dapat memprediksi apa akibat dari serangan mengerikan yang dilakukan Israel ini. diluncurkan terhadap rakyat kami,” kata Nazzal.

Namun yang diketahui Fatah adalah bahwa rakyat Palestina harus memutuskan siapa yang memerintah mereka melalui pemilihan legislatif yang menjamin jalan bagi solusi dua negara, tambahnya.

“Satu-satunya hal yang belum pernah dicoba oleh siapa pun adalah agar warga Palestina bisa hidup bebas di negara mereka sendiri,” kata Nazzal. “Sampai hal itu terjadi, kita akan terus berpindah dari satu siklus kekerasan ke siklus berikutnya.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!