Abu Ubaida Serukan Peningkatan Konfrontasi dengan Israel
Jum'at, 24 November 2023 - 04:59 WIB
Kesepakatan ini adalah yang pertama dalam perang brutal yang telah berlangsung hampir tujuh minggu.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan perjanjian tersebut akan dimulai pada pukul 07.00 pagi waktu setempat dan melibatkan gencatan senjata komprehensif di Gaza utara dan selatan. Bantuan akan mulai mengalir ke Gaza, sandera pertama akan dibebaskan pada pukul 4 sore dan warga Palestina diperkirakan akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.
Israel melancarkan perang dahsyatnya di Gaza setelah orang-orang bersenjata dari Hamas menerobos pagar perbatasan, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang pada 7 Oktober, menurut penghitungan Israel.
Baca Juga: Israel Larang Perayaan Pembebasan Tahanan Palestina di Penjara Zionis
Sejak itu, lebih dari 14.000 warga Gaza telah tewas akibat pemboman Israel, sekitar 40% di antaranya adalah anak-anak, menurut otoritas kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan perjanjian tersebut akan dimulai pada pukul 07.00 pagi waktu setempat dan melibatkan gencatan senjata komprehensif di Gaza utara dan selatan. Bantuan akan mulai mengalir ke Gaza, sandera pertama akan dibebaskan pada pukul 4 sore dan warga Palestina diperkirakan akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.
Israel melancarkan perang dahsyatnya di Gaza setelah orang-orang bersenjata dari Hamas menerobos pagar perbatasan, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang pada 7 Oktober, menurut penghitungan Israel.
Baca Juga: Israel Larang Perayaan Pembebasan Tahanan Palestina di Penjara Zionis
Sejak itu, lebih dari 14.000 warga Gaza telah tewas akibat pemboman Israel, sekitar 40% di antaranya adalah anak-anak, menurut otoritas kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Lihat Juga :