China: AS-Rusia Harus Berada di Depan Dalam Pelucutan Senjata Nuklir
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:04 WIB
"Kami berharap perjanjian itu akan terus berlanjut. Kami bisa punya alasan untuk optimis, tetapi saya tidak tahu," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (6/8/2020).
Dia kemudian mengatakan bahwa AS dan Rusia memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, sedangkan China memiliki jumlah senjata nuklir yang sangat kecil. China diketahui memiliki sekitar 300 hulu ledak nuklir, sedangkan AS memiliki lebih dari 5.000 hulu ledak nuklir.
( Baca juga: Doni Monardo: COVID-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan )
Cui menambahkan bahwa kesiapan AS untuk mengurangi cadangan nuklirnya saat ini menjadi ukuran China sebagai prasyarat untuk terlibat dalam pembicaran tersebut.
Dia kemudian mengatakan bahwa AS dan Rusia memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, sedangkan China memiliki jumlah senjata nuklir yang sangat kecil. China diketahui memiliki sekitar 300 hulu ledak nuklir, sedangkan AS memiliki lebih dari 5.000 hulu ledak nuklir.
( Baca juga: Doni Monardo: COVID-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan )
Cui menambahkan bahwa kesiapan AS untuk mengurangi cadangan nuklirnya saat ini menjadi ukuran China sebagai prasyarat untuk terlibat dalam pembicaran tersebut.
(esn)
Lihat Juga :