Menteri AS Hendak Kunjungi Taiwan, China Geram

Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:42 WIB
Tsai siap menyambut kunjungan Azar dan mencatat pentingnya perjalanan bersejarah yang terjadi setelah berbulan-bulan ketegangan yang meningkat antara AS dan China. Beijing dan Washington bersitegang setelah wabah virus corona baru muncul di Wuhan akhir 2019 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

“Kunjungan tepat waktu Anda adalah bukti lain untuk kemitraan Taiwan-AS yang kuat. Kemitraan berdasarkan persahabatan lama kami dan nilai-nilai bersama," tulis Tsai di media sosial.

Azar mengumumkan perjalanannya pada Selasa, sebuah langkah yang kemungkinan diketahui oleh pemerintah Washington akan menyebabkan ketegangan lebih lanjut dengan China. Dia mengklaim kunjungannya sebagai upaya untuk meningkatkan kerja sama AS-Taiwan untuk memerangi pandemi Covid-19 global.

"Taiwan telah menjadi model transparansi dan kerja sama dalam kesehatan global selama pandemi Covid-19 dan jauh sebelumnya," kata Azar dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap dapat menyampaikan dukungan Presiden Trump untuk kepemimpinan kesehatan global Taiwan dan menggarisbawahi keyakinan kita bersama bahwa masyarakat yang bebas dan demokratis adalah model terbaik untuk melindungi dan mempromosikan kesehatan," lanjut dia.

Taiwan diidentifikasi sebagai negara yang dikenal sebagai Republik China (ROC), yang terpisah dari Republik Rakyat China (RRC). Tetapi pada tahun 1971, Perserikatan Bangsa-Bangsa mencela ROC dan digantikan sebagai wilayah di bawah RRC sebagai kebijakan satu-China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!