Ketegangan Meningkat, Hizbullah Gempur Israel dengan Roket Volcano
Minggu, 05 November 2023 - 10:41 WIB
Ketika dimintai komentar oleh Newsweek, kantor pers Pasukan Pertahanan Israel (IDF) hanya mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki situasi tersebut. Newsweek juga menghubungi unit hubungan media Hizbullah melalui email untuk memberikan komentar.
Ketegangan yang meningkat ini terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dengan kelompok militan, Hamas, di Gaza, menyusul serangan kekerasan yang dilakukan pada tanggal 7 Oktober yang menewaskan 1.400 warga Israel.
AP melaporkan bahwa, dalam serangan balik Israel, lebih dari 9.000 warga Palestina di wilayah Gaza juga terbunuh. Hamas dan Hizbullah, khususnya, dianggap sebagai sekutu, dan keduanya ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS).
Sehari sebelum serangan di Burkan, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengklaim bahwa kelompok tersebut terlibat dalam konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Israel di sepanjang perbatasannya dengan Lebanon, dan bahwa mereka siap untuk meningkatkan konflik lebih lanjut "kapan saja".
Pada hari Jumat, Nasrallah membuat penampilan siaran pertamanya sejak dimulainya kembali konflik antara Israel dan Hamas, dengan menyampaikan pidato yang memperingatkan AS tentang upayanya untuk mencegah konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Hassan Nasrallah: Hizbullah Masuk Perang pada 8 Oktober hingga Hamas Menang
Ketegangan yang meningkat ini terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dengan kelompok militan, Hamas, di Gaza, menyusul serangan kekerasan yang dilakukan pada tanggal 7 Oktober yang menewaskan 1.400 warga Israel.
AP melaporkan bahwa, dalam serangan balik Israel, lebih dari 9.000 warga Palestina di wilayah Gaza juga terbunuh. Hamas dan Hizbullah, khususnya, dianggap sebagai sekutu, dan keduanya ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS).
Sehari sebelum serangan di Burkan, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengklaim bahwa kelompok tersebut terlibat dalam konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Israel di sepanjang perbatasannya dengan Lebanon, dan bahwa mereka siap untuk meningkatkan konflik lebih lanjut "kapan saja".
Pada hari Jumat, Nasrallah membuat penampilan siaran pertamanya sejak dimulainya kembali konflik antara Israel dan Hamas, dengan menyampaikan pidato yang memperingatkan AS tentang upayanya untuk mencegah konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Hassan Nasrallah: Hizbullah Masuk Perang pada 8 Oktober hingga Hamas Menang
Lihat Juga :