Tonton Pejuang Hamas Ledakkan Tank Israel dengan Peluncur Granat
Kamis, 02 November 2023 - 11:51 WIB
Menurut pihak militer Israel, A'sar bertanggung jawab atas semua unit rudal anti-tank Hamas di seluruh Jalur Gaza, memimpin unit tersebut pada waktu-waktu rutin, dan membantu aktivitas mereka dalam keadaan darurat.
Sebelumnya, pejabat Hamas Ghazi Hamad, dari biro politik kelompok tersebut, mengatakan kepada TV Lebanon bahwa pendudukan Israel harus diakhiri.
"Saya berbicara tentang seluruh tanah Palestina,” ucapnya.
Ketika ditanya oleh pewawancara: “Apakah itu berarti pemusnahan Israel?”, dia menjawab: “Ya, tentu saja.”
Dia mengatakan “kami adalah korbannya” dan bersumpah bahwa kelompok itu akan melakukan lebih banyak serangan seperti yang terjadi pada tanggal 7 Oktober, ketika militan menyerbu perbatasan Israel dan membunuh lebih dari 1.400 warga Israel dalam apa yang disebut Hamas sebagai “Badai Al Aqsa”. Hamas juga menyandera lebih dari 200 orang selama serangan kilat tersebut.
"Badai Al Aqsa hanyalah yang pertama, dan akan ada yang kedua, ketiga, keempat, karena kita memiliki tekad, tekad, dan kemampuan untuk berperang," ujar Hamad.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan sedikitnya 8.796 warga Palestina di daerah kantong pantai sempit tersebut, termasuk 3.648 anak-anak, telah tewas akibat serangan Israel sejak serangan tanggal 7 Oktober.
Baca Juga: Hizbullah Serang Lokasi Militer Israel di Sepanjang Perbatasan Lebanon
Sebelumnya, pejabat Hamas Ghazi Hamad, dari biro politik kelompok tersebut, mengatakan kepada TV Lebanon bahwa pendudukan Israel harus diakhiri.
"Saya berbicara tentang seluruh tanah Palestina,” ucapnya.
Ketika ditanya oleh pewawancara: “Apakah itu berarti pemusnahan Israel?”, dia menjawab: “Ya, tentu saja.”
Dia mengatakan “kami adalah korbannya” dan bersumpah bahwa kelompok itu akan melakukan lebih banyak serangan seperti yang terjadi pada tanggal 7 Oktober, ketika militan menyerbu perbatasan Israel dan membunuh lebih dari 1.400 warga Israel dalam apa yang disebut Hamas sebagai “Badai Al Aqsa”. Hamas juga menyandera lebih dari 200 orang selama serangan kilat tersebut.
"Badai Al Aqsa hanyalah yang pertama, dan akan ada yang kedua, ketiga, keempat, karena kita memiliki tekad, tekad, dan kemampuan untuk berperang," ujar Hamad.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan sedikitnya 8.796 warga Palestina di daerah kantong pantai sempit tersebut, termasuk 3.648 anak-anak, telah tewas akibat serangan Israel sejak serangan tanggal 7 Oktober.
Baca Juga: Hizbullah Serang Lokasi Militer Israel di Sepanjang Perbatasan Lebanon
(ian)
Lihat Juga :