Dianggap Bunuh Diri, Presiden Ukraina Perintahkan Tentaranya Bergerak Maju 500 Meter ke Wilayah Rusia

Selasa, 24 Oktober 2023 - 08:44 WIB
Sementara itu, kepala intelijen militer Ukraina, Kirill Budanov, mengakui dalam sebuah wawancara bahwa operasi tersebut tidak “terlambat dari jadwal” melainkan sepenuhnya di luar jadwal.

Kiev juga menghadapi potensi persaingan untuk mendapatkan dukungan dan perhatian Barat setelah serangan mendadak Hamas yang memicu perang baru di Israel awal bulan ini. Bahkan sebelum konflik terbaru Israel-Hamas dimulai, pemerintahan Presiden Joe Biden sedang berjuang untuk mendapatkan persetujuan dari anggota parlemen AS untuk bantuan militer dan ekonomi tambahan ke Ukraina.

Gedung Putih mengumumkan permintaan pengeluaran darurat sebesar USD106 miliar pada hari Jumat, termasuk USD61,4 miliar untuk Kiev, USD14,3 miliar untuk Israel, dan USD9,2 miliar untuk bantuan kemanusiaan terkait.

Sebagian besar anggota Kongres dari Partai Republik memberikan suara menentang rancangan undang-undang bantuan Ukraina yang lebih kecil pada awal bulan ini.

Pentagon memperingatkan bahwa mereka telah menghabiskan “hampir seluruh dana bantuan keamanan yang tersedia” untuk Kiev yang sebelumnya disetujui.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!