Eks PM Israel Ehud Barak Sarankan Rumah Sakit Shifa di Gaza Dibombardir

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 14:33 WIB
Ketika ditentang atas klaim tersebut, dan diberitahu bahwa tidak ada seorang pun selain tentara Israel yang mengetahui informasi tersebut dan bahwa serangan terhadap Rumah Sakit Shifa dapat menyebabkan kematian dalam jumlah besar, Barak menggandakan pernyataannya.

"Itu disengaja, Hamas...tidak peduli dengan warga negaranya sendiri. Kami menghadapi saingan yang tangguh dan cerdik namun kami bertekad untuk menghancurkannya dan kami akan melakukannya," katanya.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah Israel akan menyerang Rumah Sakit Shifa, Barak berkata: “Saya berjanji kepada Anda, bahwa kami tidak akan pernah menyerang rumah sakit tersebut [ketika] penuh dengan pasien, meskipun mengetahui bahwa itu [pos komando Hamas] sengaja berada di bawah rumah sakit."

“Saya tidak dapat menjanjikan kepada Anda secara pasti bahwa pada titik tertentu kami tidak akan memaksa pasien keluar dan memindahkan mereka ke instalasi lain di mana mereka dapat dirawat dengan aman dan kemudian menghancurkan pos komando Hamas," paparnya.

Israel sebelumnya telah menolak tanggung jawab atas serangan terhadap Rumah Sakit Baptis al-Ahli meskipun telah mengebom lokasi sekitarnya beberapa hari sebelumnya dan memperingatkan administrator rumah sakit bahwa mereka perlu mengevakuasi fasilitas tersebut.

Para pejabat di Israel malah menyalahkan kegagalan peluncuran roket yang dilakukan kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ). PIJ dan Hamas, yang menguasai Gaza, keduanya membantah klaim Israel.

Pada saat serangan dahsyat tersebut terjadi, rumah sakit yang dikelola Anglikan menyediakan perawatan dan perlindungan bagi ratusan warga Palestina yang terluka dan telantar akibat perang Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!