Diduga Ditekan AS dan Negara Arab, Mahmoud Abbas Kutuk Serangan Hamas ke Israel
Senin, 16 Oktober 2023 - 06:47 WIB
Pernyataan Hamas itu berubah haluan. Padahal, pada awal konflik pekan lalu, Abbas menyatakan rakyat Palestian berhak membela diri. Perubahan haluan itu diduga karena tekanan Amerika Serikat dan negara Arab lainnya yang tidak setuju dengan perang yang dilakukan Hamas.
Saat ini Israel sedang berperang dengan Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Gaza dan melancarkan serangan teror yang menghancurkan di Israel awal bulan ini.
Abbas adalah pemimpin Otoritas Palestina, sebuah badan pemerintah dengan pemerintahan mandiri terbatas di Tepi Barat. Organisasi ini didirikan berdasarkan Perjanjian Oslo tahun 1993, sebuah pakta perdamaian antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang menjadikan PLO menghentikan perlawanan bersenjata terhadap Israel dengan imbalan janji-janji negara Palestina merdeka.
Hamas – yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, Uni Eropa, dan negara-negara lain – menampilkan dirinya sebagai alternatif bagi Otoritas Palestina, yang telah mengakui Israel dan telah terlibat dalam berbagai inisiatif perdamaian yang gagal dengannya.
Saat ini Israel sedang berperang dengan Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Gaza dan melancarkan serangan teror yang menghancurkan di Israel awal bulan ini.
Abbas adalah pemimpin Otoritas Palestina, sebuah badan pemerintah dengan pemerintahan mandiri terbatas di Tepi Barat. Organisasi ini didirikan berdasarkan Perjanjian Oslo tahun 1993, sebuah pakta perdamaian antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang menjadikan PLO menghentikan perlawanan bersenjata terhadap Israel dengan imbalan janji-janji negara Palestina merdeka.
Hamas – yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, Uni Eropa, dan negara-negara lain – menampilkan dirinya sebagai alternatif bagi Otoritas Palestina, yang telah mengakui Israel dan telah terlibat dalam berbagai inisiatif perdamaian yang gagal dengannya.
(ahm)
Lihat Juga :