Tebar Ancaman, Tentara Israel Klaim Akan Beroperasi di Seluruh Timur Tengah
Minggu, 15 Oktober 2023 - 20:50 WIB
Konflik dimulai ketika Hamas memulai Operasi Badai Al-Aqsa melawan Israel – sebuah serangan mendadak yang memiliki banyak aspek termasuk rentetan peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut, dan udara.
Hamas mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap sasaran Hamas di Jalur Gaza.
Respons Israel meluas hingga memotong pasokan air dan listrik ke Gaza, yang semakin memperburuk kondisi kehidupan di wilayah yang telah mengalami pengepungan yang melumpuhkan sejak tahun 2007, serta memerintahkan lebih dari 1 juta warga Gaza di jalur utara untuk mengungsi ke jalur selatan.
Setidaknya 2.329 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel, sementara jumlah warga Israel yang tewas dalam operasi militer Hamas mencapai 1.300 orang.
Hamas mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap sasaran Hamas di Jalur Gaza.
Respons Israel meluas hingga memotong pasokan air dan listrik ke Gaza, yang semakin memperburuk kondisi kehidupan di wilayah yang telah mengalami pengepungan yang melumpuhkan sejak tahun 2007, serta memerintahkan lebih dari 1 juta warga Gaza di jalur utara untuk mengungsi ke jalur selatan.
Setidaknya 2.329 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel, sementara jumlah warga Israel yang tewas dalam operasi militer Hamas mencapai 1.300 orang.
(ahm)
Lihat Juga :