Mengenal Jihad Islam, Kelompok Terkuat Kedua Setelah Hamas

Kamis, 12 Oktober 2023 - 17:09 WIB
Mereka mendapatkan dukungan Iran dalam pelatihan, keahlian, dan dana, namun mayoritas senjata diproduksi lokal.

Selain Gaza, Jihad Islam hadir di Jenin (Tepi Barat) dan memiliki kepemimpinan di Lebanon dan Suriah dengan hubungan dekat dengan pejabat Iran.

Jihad Islam berfokus pada perjuangan bersenjata untuk mencapai tujuan politik dan agamanya, yaitu mendirikan negara Islam di wilayah Palestina.

Tujuan utama Jihad Islam adalah untuk membebaskan seluruh wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur, dari pendudukan Israel.

Mereka menganggap bahwa penyelesaian konflik dengan Israel hanya dapat dicapai melalui jihad, atau perjuangan bersenjata.

Sekretaris Jenderal Jihad Islam Palestina saat ini adalah Ziad al-Nakhalah, terpilih pada tahun 2018. Al-Nakhalah, lahir di Jalur Gaza pada tahun 1953, terlibat dengan Jihad Islam sejak 1982 dan memegang peran penting dalam membentuk sayap militer gerakan tersebut.

Banyak anggota senior kelompok ini telah dibunuh oleh Israel, termasuk pendiri kelompok, Fathi Shaqaqi, yang tewas di Malta pada tahun 1995.

Pada tahun-tahun terakhir, serangan udara Israel telah menewaskan pemimpin senior PIJ lainnya beberapa diantaranya adalah Khaled Mansour dan Taysir al-Jabari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!