Panglima Militer AS: Balon Mata-mata China Tidak Memata-matai

Senin, 18 September 2023 - 15:54 WIB
Penerbangan ketinggiannya akhirnya berakhir ketika ditembak jatuh di lepas pantai Carolina Selatan pada awal Februari.

Sepanjang perjalanannya dan berbulan-bulan setelahnya, para pejabat AS mengklaim balon tersebut dikirim ke seluruh AS untuk mengumpulkan informasi intelijen bagi Beijing.

Pada April, pejabat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada NBC News bahwa, “Balon tersebut melakukan beberapa lintasan di atas situs militer AS untuk mencegat komunikasi elektronik, sebelum meningkatkan kecepatannya dalam upaya mengeluarkannya dari wilayah udara AS secepat mungkin.”

Baca juga: Krasukha, Sistem Peperangan Elektronik Baru Rusia yang Tak Tertandingi

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut pemerintah China “tidak dapat diterima dan tidak bertanggung jawab” karena menerbangkan balon tersebut di atas wilayah AS, dan membatalkan rencana kunjungan ke Beijing sebagai tanggapannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!