Kenapa Presiden Palestina Mahmoud Abbas Dianggap Kepanjangan Tangan Israel dan AS?

Sabtu, 16 September 2023 - 22:05 WIB
Baru-baru ini, para pejabat Otoritas Palestina, yang memahami peran mereka, mengeluhkan meningkatnya serangan Israel ke kota-kota Tepi Barat yang diduduki dan menyatakan bahwa ini bukan tugas Israel, melainkan tugas mereka. Para pejabat tersebut meminta Israel menghentikan serangannya sehingga mereka dapat melakukan tugasnya dengan baik.

4. Mitra Israel Memerangi Pejuang Hamas dan Islam Lainnya



Foto/Reuters

Tampaknya ada perubahan yang terjadi, Israel baru-baru ini mengurangi serangan-serangan ini untuk memungkinkan Otoritas Palestina menegaskan kembali kendalinya, seraya menambahkan: “Pasukan keamanan Otoritas Palestina menghadapi tantangan besar… Namun demikian, Abbas telah memerintahkan pasukannya untuk menindak sel-sel teror ‘dengan tangan besi’.”

Pengiriman senjata terbaru ini menunjukkan betapa Pendudukan Israel memandang Otoritas Palestina sebagai sebuah instrumen. Publik melihat Netanyahu menantang mitra-mitra utama dalam koalisinya untuk meningkatkan Otoritas Palestina agar dapat melakukan tugasnya atas nama negara pendudukan dengan baik. Dia rentan terhadap kritik keras dari mereka sampai-sampai dia terpaksa menolak mengizinkan pengiriman senjata.

5. AS Mendukung Otoritas Palestina



Foto/Reuters

Pernyataan Departemen Luar Negeri AS menjelaskan identitas dan agenda Otoritas Palestina. "Kami menegaskan kembali komitmen berkelanjutan kami untuk bekerja sama dengan Otoritas Palestina, berkoordinasi dengan Pemerintah Israel, untuk meningkatkan situasi keamanan di Tepi Barat," demikian keterangan mereka. Memperbaiki situasi keamanan di Tepi Barat berarti menindak Perlawanan Palestina.

AS mendukung Otoritas Palestina, berkoordinasi dengan pendudukan Israel, untuk menindak Perlawanan Palestina. Hal ini membuktikan bahwa penolakan pengiriman senjata ke Otoritas Palestina oleh Netanyahu dan pemerintahan Biden tidak berarti mengabaikan Otoritas Palestina, namun bertujuan untuk menenangkan kritik dari para menteri sayap kanan Israel, anggota parlemen dan untuk menekan pasukan jurnalis dan aktivis. outlet media.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!