NATO Diprediksi Runtuh pada Tahun 2025, Ini Alasannya

Senin, 04 September 2023 - 17:45 WIB
Dari tiga kandidat potensial, Ramaswamy adalah kandidat yang paling maju, dengan menyatakan AS mengakui klaim teritorial Rusia di Ukraina sebagai imbalan atas sikap Moskow yang menjauhkan diri dari Beijing.

“Jika Trump atau salah satu penirunya memenangkan kursi kepresidenan pada November 2024, Eropa akan dihadapkan pada pemerintahan baru Amerika yang akan menghentikan semua dukungan untuk Ukraina,” tegas O’Brien memperingatkan kemungkinan itu.

Baca juga: AS Takut Turis-turis China Datangi Pangkalan Militer dan Situs Sensitif

Dalam skenario ini, lanjutnya, negara-negara Eropa tidak akan mampu mengganti hilangnya bantuan militer AS, sehingga mengakibatkan kekalahan militer bagi Ukraina.

Dia menjelaskan, “Jika AS tidak terlibat, Eropa akan terpecah dalam masalah ini, dengan negara-negara Timur dan Baltik yang bersemangat namun tidak mampu untuk terus mengalirkan senjata ke Kiev, dan negara-negara Barat seperti Perancis dan Jerman kemungkinan besar akan mengupayakan perdamaian dengan Rusia.”

“Akibatnya bisa berupa warisan kepahitan dan ketidakpercayaan, dan dampak terburuknya adalah perpecahan permanen dalam kerja sama Eropa,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!