Jenderal Top Jepang Mengaku Butuh Senjata Nuklir AS untuk Pertahanan
Rabu, 30 Agustus 2023 - 00:45 WIB
Yoshida selanjutnya menjelaskan Jepang telah terlibat dalam “dialog mendalam” dengan Amerika Serikat selama lebih dari satu dekade mengenai “memperluas payung nuklir AS ke Jepang”.
Dia mencatat kesepakatan telah dicapai pada Juni untuk pertukaran informasi tambahan dan pelatihan bersama serta respons rudal gabungan.
Baca juga: Australia Terima 2 Jet F-35 yang Dikerahkan Jepang ke Luar Negeri Pertama Kali
Jepang adalah satu-satunya negara dalam sejarah yang menjadi sasaran senjata atom. Satu pembom Angkatan Udara AS menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima pada 6 Agustus 1945, menewaskan hingga 126.000 orang, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil.
Bom atom lainnya diledakkan di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus, menewaskan hingga 80.000 orang, hampir semuanya adalah warga sipil.
Setelah pemboman nuklir, Jepang menjadi sekutu Amerika setelah pasukan Amerika menduduki wilayahnya dan menulis konstitusi “pasifis”.
Dia mencatat kesepakatan telah dicapai pada Juni untuk pertukaran informasi tambahan dan pelatihan bersama serta respons rudal gabungan.
Baca juga: Australia Terima 2 Jet F-35 yang Dikerahkan Jepang ke Luar Negeri Pertama Kali
Jepang adalah satu-satunya negara dalam sejarah yang menjadi sasaran senjata atom. Satu pembom Angkatan Udara AS menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima pada 6 Agustus 1945, menewaskan hingga 126.000 orang, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil.
Bom atom lainnya diledakkan di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus, menewaskan hingga 80.000 orang, hampir semuanya adalah warga sipil.
Setelah pemboman nuklir, Jepang menjadi sekutu Amerika setelah pasukan Amerika menduduki wilayahnya dan menulis konstitusi “pasifis”.
Lihat Juga :