Mayoritas Rakyat Thailand Tolak Koalisi Pemerintahan dengan Dukungan Militer

Minggu, 20 Agustus 2023 - 19:02 WIB
Thailand berada di bawah pemerintahan sementara selama lima bulan dan menghadapi ketidakpastian yang berkepanjangan setelah pemenang pemilihan Mei, Partai Move Forward, dihalangi untuk membentuk pemerintahan oleh legislator konservatif yang bersekutu dengan militer yang merupakan pendukung monarki.

Partai terbesar kedua Pheu Thai, didirikan oleh keluarga miliarder mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang mengasingkan diri, bulan ini mengambil alih upaya untuk membentuk pemerintahan.

Pheu Thai, yang akan mencalonkan taipan real estat Srettha Thavisin sebagai perdana menteri pada hari Selasa mendatang, membutuhkan dukungan lebih dari setengah badan legislatif bikameral, termasuk Senat yang ditunjuk militer.

Baca Juga: 5 Pesona Calon Raja Thailand, Pangeran Paling Tampan dan Baik Hati

Juga pada hari Selasa, Thaksin akan kembali ke Thailand, meskipun menghadapi hukuman penjara, kata putrinya, Paetongtarn Shinawatra, pada hari Sabtu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!