6 Motif Negara Superpower Berlomba Membangun Tambang di Bulan
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 18:30 WIB
Air sangat penting bagi kehidupan manusia dan juga bisa menjadi sumber hidrogen dan oksigen - dan ini bisa digunakan untuk bahan bakar roket.
Foto/Reuters
Helium-3 adalah isotop helium yang langka di bumi, tetapi NASA mengatakan ada perkiraan satu juta ton di bulan.
Isotop ini dapat memberikan energi nuklir dalam reaktor fusi tetapi karena tidak radioaktif maka tidak akan menghasilkan limbah berbahaya, menurut Badan Antariksa Eropa.
Baca Juga: Siap Mendarat di Bulan 23 Agustus, Misi Chandrayaan-3 India Pisahkan Diri dari Roket Pendorong
Foto/Reuters
Logam tanah jarang - digunakan dalam telepon pintar, komputer, dan teknologi canggih - hadir di bulan, termasuk skandium, yttrium, dan 15 lantanida. Itu diungkap dalam penelitian oleh Boeing.
Foto/Reuters
Pertanyaannya bagaimana melakukan penambangan di bulan?
3. Berlomba Mendapatkan Helium-3
Foto/Reuters
Helium-3 adalah isotop helium yang langka di bumi, tetapi NASA mengatakan ada perkiraan satu juta ton di bulan.
Isotop ini dapat memberikan energi nuklir dalam reaktor fusi tetapi karena tidak radioaktif maka tidak akan menghasilkan limbah berbahaya, menurut Badan Antariksa Eropa.
Baca Juga: Siap Mendarat di Bulan 23 Agustus, Misi Chandrayaan-3 India Pisahkan Diri dari Roket Pendorong
4. Mendapatkan Logam Langka
Foto/Reuters
Logam tanah jarang - digunakan dalam telepon pintar, komputer, dan teknologi canggih - hadir di bulan, termasuk skandium, yttrium, dan 15 lantanida. Itu diungkap dalam penelitian oleh Boeing.
5. Mengandalkan Robot
Foto/Reuters
Pertanyaannya bagaimana melakukan penambangan di bulan?
Lihat Juga :