Begini Cara Rusia Kerjai Rudal Canggih AS Menjadi Tak Berguna di Ukraina

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 14:48 WIB
Salah satu sistem tersebut, R-330Zh Zhitel, mampu menekan sinyal satelit.

"Zhitel dapat mengganggu sinyal GPS dalam jarak 30 km dari pengacau," kata Clark, yang dilansir Business Insider, Sabtu (5/8/2023).

“Untuk senjata seperti bom JDAM, yang hanya menggunakan penerima GPS untuk mengarahkannya ke target, itu cukup untuk kehilangan geolokasinya dan meleset dari target.”

Ini bukan pertama kalinya muncul kekhawatiran tentang keefektifan Joint Direct Attack Munition atau JDAM di Ukraina, di mana lembaga think tank Inggris; The Royal United Services Institute, pada bulan Januari mengutip dokumen AS yang bocor bahwa para pejabat menyatakan keprihatinan tentang Rusia yang mengganggu koordinat GPS JDAM.

Bom JDAM adalah salah satu senjata yang disediakan AS untuk Ukraina dan dapat diluncurkan melalui udara untuk mencapai target hingga 45 mil jauhnya. Seperti banyak rudal jarak jauh, mereka mengandalkan koordinat GPS untuk mencapai targetnya.

Mereka memiliki jangkauan yang lebih besar daripada roket jarak jauh HIMARS yang digunakan Ukraina untuk memukul mundur pasukan Rusia dalam serangan balasan tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!