China Perketat Kontrol Ekspor Drone, Diduga Dipakai dalam Perang Ukraina
Rabu, 02 Agustus 2023 - 00:01 WIB
Lisensi akan diperlukan untuk mengekspor mesin berkinerja tinggi tertentu, kamera yang mampu mentransmisikan sinyal dari jarak lebih dari 50 km, stasiun kontrol yang dapat mengemudikan lebih dari sepuluh drone secara bersamaan, dan muatan anti-drone.
Kontrol juga berlaku untuk laser pengukur jarak, kamera inframerah, dan kamera sudut pandang dengan spesifikasi yang melebihi ambang batas tertentu.
Pemerintah mengeluarkan larangan khusus ekspor drone sipil jika dimaksudkan untuk “kegiatan teroris atau tujuan militer.”
Baca juga: China Bersih-bersih Unit Senjata Nuklir, Takut Memberontak Seperti Wagner?
Seorang juru bicara Kementerian Perdagangan China menyatakan komitmen Beijing untuk “menjaga keamanan global dan stabilitas regional,” dan menegaskan kembali penentangan pemerintah terhadap persenjataan pesawat sipil.
"Ekspansi moderat dari kontrol ekspor dimaksudkan untuk menunjukkan tanggung jawab China dalam hal ini,” papar penjelasan tersebut.
Kontrol juga berlaku untuk laser pengukur jarak, kamera inframerah, dan kamera sudut pandang dengan spesifikasi yang melebihi ambang batas tertentu.
Pemerintah mengeluarkan larangan khusus ekspor drone sipil jika dimaksudkan untuk “kegiatan teroris atau tujuan militer.”
Baca juga: China Bersih-bersih Unit Senjata Nuklir, Takut Memberontak Seperti Wagner?
Seorang juru bicara Kementerian Perdagangan China menyatakan komitmen Beijing untuk “menjaga keamanan global dan stabilitas regional,” dan menegaskan kembali penentangan pemerintah terhadap persenjataan pesawat sipil.
"Ekspansi moderat dari kontrol ekspor dimaksudkan untuk menunjukkan tanggung jawab China dalam hal ini,” papar penjelasan tersebut.
Lihat Juga :