Dari Vietnam hingga Ukraina, 9 Pembunuhan Terjauh oleh Sniper Sepanjang Masa

Senin, 31 Juli 2023 - 11:34 WIB
Tentara Inggris Craig Harrison dikatakan telah membunuh dua kali berturut-turut dengan cepat pada jarak 1,53 mil atau sekitar 2,46 km saat bertugas di Afghanistan.

We Are The Mighty melaporkan bahwa Harrison melihat tim senapan mesin musuh pada November 2009. Menembak dalam interval enam detik, dia melepaskan lima tembakan dan menghabisi dua musuh.

Harrison menyelesaikan 10 tur dalam 23 tahun karir militernya dengan resimen Blues dan Royals Angkatan Darat Inggris, bertugas di Kosovo, Irak, dan Afghanistan.

Tetapi Harrison mengatakan kepada Yayasan Veteran awal tahun ini bahwa rekor tersebut tidak mendatang apa-apa selain kesengsaraan dan dia terus melawan PTSD atau gangguan stres pascatrauma serta pikiran untuk bunuh diri.

2. Tentara Ukraina — 2,7 kilometer



Pada bulan November, Ukraina mengklaim bahwa salah satu penembak jitunya menembak dan membunuh seorang tentara musuh pada jarak 1,68 mil atau 2,7 kilometer.

Komando strategisnya membagikan video di Telegram yang diklaim menunjukkan serangan tersebut, dengan mengatakan: "Penjajah dihilangkan dengan tembakan tepat dari pasukan komando kami dari jarak 2710 m."

Jaraknya kira-kira setara dengan tiga kali ketinggian Burj Khalifa di Dubai — gedung tertinggi di dunia.

1. Tentara Kanada — 3,4 km



Posisi teratas dikatakan milik seorang tentara Kanada, yang mengambil gelar tersebut pada tahun 2017 selama tur ke Irak. Sayang, identitas tentara Kanada ini tidak diketahui.

Prajurit itu adalah bagian dari Satuan Tugas Gabungan elit 2, Globe and Mail melaporkan. Dikatakan dia menggunakan senapan sniper McMillan TAC-50 saat mendukung pasukan Irak.

"Tembakan tersebut benar-benar mengganggu serangan Daesh terhadap pasukan keamanan Irak," kata seorang sumber militer yang tidak disebutkan namanya kepada Globe and Mail, menggunakan nama alternatif untuk ISIS.

Sumber militer lain mengatakan kepada outlet bahwa itu adalah prestasi yang luar biasa.

"Itu adalah rekor dunia yang mungkin tidak akan pernah bisa disamai," ucapnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!