Iran Tak Takut Digertak F-35 dan Kapal Perang AS, Begini Respons Teheran

Kamis, 20 Juli 2023 - 04:19 WIB
“Pada dasarnya, Republik Islam telah mencapai tahap kekuatan sedemikian rupa sehingga tidak ada yang dapat mengancamnya sama sekali,” lanjut Ashtiani, seperti dikutip dari IFP, Kamis (20/7/2023).

Jenderal itu menambahkan bahwa Iran bahkan telah melewati level itu dan mulai memainkan peran regional dan internasional. “Kami mengejar permainan peran itu,” katanya.

Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengecam keputusan AS mengirim jet tempur ke Teluk Persia sebagai tindakn "destabilisasi dan provokatif", menekankan bahwa Iran memiliki hak untuk menunjukkan reaksi untuk memastikan keamanan maritim dan penerbangan di kawasan tersebut.

"Mengingat kontrol dan kemampuan angkatan bersenjatanya dalam hal keamanan navigasi dan penerbangan di wilayah Teluk Persia, Iran berhak untuk membuat tindakan yang diperlukan. pengaturan pencegahan sesuai dengan aturan dan peraturan hukum internasional, dan akan menggunakan hak-haknya yang tidak dapat dicabut," paparnya.

Baca Juga: Tak Cukup F-16 dan Kapal Perang, AS Kirim Jet Siluman F-35 untuk Hadapi Iran

“Iran memantau dengan kepekaan dan akurasi setiap tindakan ilegal dan tidak konstruktif yang memengaruhi keamanan kawasan, dan akan memberikan perhatian khusus pada setiap tindakan provokatif dan ilegal, terutama di dekat perbatasannya,” tegas Kanaani.

Pada Juni 2019, pasukan pertahanan udara Iran menembak jatuh drone mata-mata AS senilai USD220 juta setelah melanggar wilayah udara Iran di atas Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!