Netanyahu: Serang Israel, Hizbullah Bermain dengan Api!

Selasa, 28 Juli 2020 - 08:23 WIB
Duduk di sebelah Netanyahu, Perdana Menteri Alternatif yang juga Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan tentaranya mencegah serangan yang lebih serius yang bisa merenggut nyawa.

"Lebanon dan Suriah adalah negara berdaulat dan akan memikul tanggung jawab yang menyakitkan untuk setiap tindakan teroris yang terjadi dari wilayah mereka," katanya.

“Siapa pun yang berani menguji kekuatan IDF akan membahayakan dirinya sendiri dan negara tempat ia beroperasi. Tindakan apa pun terhadap negara Israel akan menghasilkan respons yang kuat, tajam, dan menyakitkan."

Sebelumnya diberitakan ada ketegangan di utara Israel yang berbatasan dengan Lebanon. Media Israel melaporkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menggagalkan serangan Hizbullah di dekat Gunung Dov di sepanjang perbatasan kedua negara. IDF khawatir kelompok sekutu Iran itu kemungkinan masih akan melakukan serangan terhadap militer negara Yahudi tersebut.

Masih menurut laporan media Israel, sebuah sel Hizbullah , yang berjumlah antara tiga dan lima operasi, melintasi perbatasan—yang juga dikenal sebagai Garis Biru—beberapa meter ke wilayah Israel. Aksi penyusupan itu terlacak IDF, yang kemudian menembaki mereka dengan senapan mesin dan tank.(Baca: Hizbullah: Meski Ada Peningkatan Ketegangan, Perang dengan Israel Kecil Terjadi )

Juru bicara IDF, Brigadir Jenderal Hidai Zilberman mengatakan sel kelompok itu melarikan diri kembali ke Lebanon tanpa menembaki tentara. Zilberman membantah laporan bahwa peluru kendali anti-tank (ATGM) ditembakkan selama insiden itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!