Bantah Baku Tembak, Hizbullah: Israel Ketakutan, Khawatir dan Gelisah

Selasa, 28 Juli 2020 - 07:28 WIB
Hizbullah mengatakan respons-nya terhadap kematian anggotanya di Suriah pasti datang dan bahwa kerusakan salah satu rumah di desa Al-Habariyah tidak akan berlalu dengan tenang.

Sebelumnya diberitakan ada ketegangan di utara Israel yang berbatasan dengan Lebanon. Media Israel melaporkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menggagalkan serangan Hizbullah di dekat Gunung Dov di sepanjang perbatasan kedua negara. IDF khawatir kelompok sekutu Iran itu kemungkinan masih akan melakukan serangan terhadap militer negara Yahudi tersebut.

Masih menurut laporan media Israel, sebuah sel Hizbullah, yang berjumlah antara tiga dan lima operasi, melintasi perbatasan—yang juga dikenal sebagai Garis Biru—beberapa meter ke wilayah Israel. Aksi penyusupan itu terlacak IDF, yang kemudian menembaki mereka dengan senapan mesin dan tank.(Baca juga: Hizbullah: Meski Ada Peningkatan Ketegangan, Perang dengan Israel Kecil Terjadi )

Juru bicara IDF, Brigadir Jenderal Hidai Zilberman mengatakan sel kelompok itu melarikan diri kembali ke Lebanon tanpa menembaki tentara. Zilberman membantah laporan bahwa peluru kendali anti-tank (ATGM) ditembakkan selama insiden itu.

"Kami memiliki beberapa hari yang tegang ke depan," katanya, yang menambahkan tidak ada prajurit Zionis yang terluka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!