Ditahan, Jenderal Armageddon Rusia Ternyata Anggota VIP Wagner

Jum'at, 30 Juni 2023 - 22:53 WIB
Sekadar diketahui, Prigozhin memimpin Wagner Group melakukan pemberontakan bersenjata atau kudeta sejak Jumat pekan lalu. Dia ingin menggulingkan para petinggi militer termasuk Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Jenderal Valery Gerasimov.

Selama pemberontakan, Wagner berhasil merebut markas militer Rusia di Rostov-on-Don sebelum akhirnya bergerak menuju Moskow.

Namun pada Sabtu malam, Prigozhin tiba-tiba membatalkan pemberontakan Wagner setelah mencapai kesepakatan dengan Kremlin yang ditengahi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Dalam kesepakatan itu, Prigozhin setuju menghentikan pemberontakan. Sebagai imbalannya, dia dijamin keselamatannya untuk pergi ke pengasingan di Belarusia dan tuntutan pidananya dibatalkan oleh Moskow.

Surovikin dijuluki oleh media sebagai Jenderal Armageddon karena menerapkan taktik kejam selama operasi militer Rusia di Suriah.

Wartawan Rusia, Alexei Venediktov, mengatakan Surovikin tidak menghubungi keluarganya selama tiga hari sementara pengawalnya juga tidak ada.

Jika penangkapannya dikonfirmasi, dia bisa menghadapi tuduhan makar dengan hukuman bisa mencapai 20 tahun penjara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!