13 Pilot Rusia Tewas dalam Kudeta Gagal Wagner, Ini Respons Putin
Selasa, 27 Juni 2023 - 08:28 WIB
Baca Juga: Putin Marah atas Kudeta Wagner: Musuh Ingin Rusia Tercekik Perselisihan Sipil Berdarah
Presiden Putin pada hari Senin memberikan penghormatan kepada para pilot yang tewas dalam pemberontakan bersenjata akhir pekan yang gagal.
Sekadar diketahui, massa tentara bayaran Wagner Group pada hari Sabtu menguasai kota selatan Rostov-on-Don dan pusat komando militernya, kemudian konvoi bersenjata dalam jarak 200 km (125 mil) dari Moskow. Namun pada Sabtu malam, bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin tiba-tiba membatalkan kudeta.
"Keberanian dan pengorbanan diri dari pilot pahlawan yang gugur menyelamatkan Rusia dari konsekuensi tragis yang menghancurkan," kata Putin dalam pidato publik pertamanya tentang pemberontakan akhir pekan tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/6/2023).
Belum ada informasi resmi berapa pilot yang tewas atau berapa pesawat yang ditembak jatuh.
Putin mengatakan dia sengaja membiarkan pemberontakan hari Sabtu berlangsung selama itu untuk menghindari pertumpahan darah, menyalahkan Wagner Group atas kematian yang memang terjadi.
Presiden Putin pada hari Senin memberikan penghormatan kepada para pilot yang tewas dalam pemberontakan bersenjata akhir pekan yang gagal.
Sekadar diketahui, massa tentara bayaran Wagner Group pada hari Sabtu menguasai kota selatan Rostov-on-Don dan pusat komando militernya, kemudian konvoi bersenjata dalam jarak 200 km (125 mil) dari Moskow. Namun pada Sabtu malam, bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin tiba-tiba membatalkan kudeta.
"Keberanian dan pengorbanan diri dari pilot pahlawan yang gugur menyelamatkan Rusia dari konsekuensi tragis yang menghancurkan," kata Putin dalam pidato publik pertamanya tentang pemberontakan akhir pekan tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/6/2023).
Belum ada informasi resmi berapa pilot yang tewas atau berapa pesawat yang ditembak jatuh.
Putin mengatakan dia sengaja membiarkan pemberontakan hari Sabtu berlangsung selama itu untuk menghindari pertumpahan darah, menyalahkan Wagner Group atas kematian yang memang terjadi.
Lihat Juga :