Junta Myanmar Klaim Musnahkan Narkoba Sitaan Senilai Rp7,5 Triliun

Selasa, 27 Juni 2023 - 00:51 WIB
Baca juga: Bertemu Utusan Khusus PBB, RI Dorong Penyelesaian Krisis Myanmar

Analis mengatakan bahwa militer, yang menggulingkan pemerintahan terpilih dan merebut kekuasaan pada 2021, tidak serius mengakhiri perdagangan yang menguntungkan itu.

“Tentara sebenarnya adalah kartel perlindungan utama perdagangan, dan telah berlangsung selama bertahun-tahun," kata analis independen David Mathieson kepada AFP.

Pemusnahan itu terjadi ketika PBB melaporkan rekor penyitaan sabu-sabu tahun lalu di Myanmar dan mengatakan bahwa pertanian opium poppy telah mengalami kebangkitan kembali dalam kekacauan yang dipicu oleh kudeta.

Lebih dari 20 ton sabu disita di Myanmar pada 2022, kata Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan awal bulan ini. Harga grosir dan jalanan untuk sabu di seluruh Asia Tenggara turun atau mencapai rekor terendah, katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!