NATO Fokus Lindungi Aset Bawah Air dari Kemungkinan Sabotase
Minggu, 18 Juni 2023 - 18:25 WIB
Upaya untuk melindungi infrastruktur bawah air Barat yang kritis datang sebagai reaksi atas dugaan tindakan sabotase terhadap pipa gas alam Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 pada bulan September. Siapa yang berada di balik penghancuran jaringan pipa masih belum jelas.
“Ancaman sedang berkembang,” kata mantan jenderal bintang tiga Jerman, Hans-Werner Wiermann. Ia menjelaskan bahwa NATO termotivasi untuk bertindak menyusul informasi bahwa kapal-kapal Rusia telah memetakan infrastruktur penting di wilayah aliansi NATO.
Baca juga: Belanda Peringatkan CIA Rencana Ukraina Ledakan Pipa Nord Stream
“Kapal-kapal Rusia telah secara aktif memetakan infrastruktur bawah laut kami yang kritis. Ada kekhawatiran yang meningkat bahwa Rusia dapat menargetkan kabel bawah laut dan infrastruktur penting lainnya dalam upaya mengganggu kehidupan Barat,” katanya kepada wartawan di markas besar NATO di Brussel.
Wiermann juga mengatakan, pusat NATO yang baru akan menyatukan anggota NATO, sekutu, dan sektor swasta untuk membantu “meningkatkan pembagian informasi tentang risiko dan ancaman yang berkembang”.
“Ancaman sedang berkembang,” kata mantan jenderal bintang tiga Jerman, Hans-Werner Wiermann. Ia menjelaskan bahwa NATO termotivasi untuk bertindak menyusul informasi bahwa kapal-kapal Rusia telah memetakan infrastruktur penting di wilayah aliansi NATO.
Baca juga: Belanda Peringatkan CIA Rencana Ukraina Ledakan Pipa Nord Stream
“Kapal-kapal Rusia telah secara aktif memetakan infrastruktur bawah laut kami yang kritis. Ada kekhawatiran yang meningkat bahwa Rusia dapat menargetkan kabel bawah laut dan infrastruktur penting lainnya dalam upaya mengganggu kehidupan Barat,” katanya kepada wartawan di markas besar NATO di Brussel.
Wiermann juga mengatakan, pusat NATO yang baru akan menyatukan anggota NATO, sekutu, dan sektor swasta untuk membantu “meningkatkan pembagian informasi tentang risiko dan ancaman yang berkembang”.
Lihat Juga :