Ditutup Paksa, Warga China Serbu Konsulat AS di Chengdu

Sabtu, 25 Juli 2020 - 00:47 WIB
"Hubungan antara AS dan China semakin aneh di tingkat nasional," katanya.

"Tapi pada tingkat pribadi saya tidak merasakan dendam terhadap orang Amerika," ia menegaskan.

Dampak penutupan konsulat akan dirasakan oleh industri agen perumahan dan perusahaan perjalanan yang melayani warga negara China yang mengajukan permohonan visa AS.

Seorang pemilik toko, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan pada hari Kamis bahwa dia tidak tahu banyak tentang perselisihan antara AS dan China, tetapi khawatir bahwa penutupan akan sangat mempengaruhi bisnisnya. AS telah mengurangi beberapa layanan ketika epidemi virus Corona meluas di China awal tahun ini.

Stefan Kurktschiev, seorang Jerman berusia 32 tahun yang mengajar di sebuah sekolah internasional di kota itu, mengatakan ia khawatir dengan tumbuhnya hambatan antara China dan dunia.

"Itu kekhawatiran terbesar saya, bahwa hubungan antara China dan beberapa negara barat, terutama Amerika, mulai memburuk," katanya.

“Sama seperti orang dalam hubungan pribadi, negara juga harus berkomunikasi satu sama lain. Komunikasi yang jelas adalah cara terbaik untuk menghindari kesalahpahaman," tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!