Mengenal Pasukan Khusus Garda Swiss Vatikan, Salah Satu Tentara Tertua di Dunia
Senin, 05 Juni 2023 - 15:07 WIB
Pasukan Garda Kepausan Swiss merupakan salah satu tentara militer tertua di dunia. Garda Swiss tersebut mulai melayani Negara Kepausan sejak pada abad akhir ke-14 dan ke-15 silam.
Selama abad pertengahan, mereka pernah menjadi tentara bayaran Swiss dan banyak dicari oleh tentara asing karena kemampuan dan kemahiran mereka dalam menggunakan senjata yang terbukti di medan perang.
Kemudian pada tahun 1505, seorang uskup Swiss di Vatikan, Matthaus Scheiner, menyarankan agar pasukan tersebut dibentuk menjadi Korps Swiss permanen yang beroperasi di bawah kendali Negara Kepausan.
Atas usulan itu, Garda Swiss pun resmi didirikan oleh Paus Julius II pada tahun 1506. Kontingen yang pertama pasukan tersebut terdiri dari 150 tentara yang tiba di Roma pada tanggal 22 Januari 1506.
Mereka yang bergabung dengan pasukan tersebut harus memenuhi syarat yang diberikan Paus. Beberapa di antaranya seperti laki-laki, berkewarganegaraan Swiss, Katolik, belum menikah, berusia antara 19-30 tahun dan tinggi badan minimal 174 cm.
Sebelum mendaftar, mereka pun harus menjalani sederet pelatihan militer dan harus menyelesaikan terlebih dahulu diploma atau Sekolah Menengah Atas.
Selama abad pertengahan, mereka pernah menjadi tentara bayaran Swiss dan banyak dicari oleh tentara asing karena kemampuan dan kemahiran mereka dalam menggunakan senjata yang terbukti di medan perang.
Kemudian pada tahun 1505, seorang uskup Swiss di Vatikan, Matthaus Scheiner, menyarankan agar pasukan tersebut dibentuk menjadi Korps Swiss permanen yang beroperasi di bawah kendali Negara Kepausan.
Atas usulan itu, Garda Swiss pun resmi didirikan oleh Paus Julius II pada tahun 1506. Kontingen yang pertama pasukan tersebut terdiri dari 150 tentara yang tiba di Roma pada tanggal 22 Januari 1506.
Mereka yang bergabung dengan pasukan tersebut harus memenuhi syarat yang diberikan Paus. Beberapa di antaranya seperti laki-laki, berkewarganegaraan Swiss, Katolik, belum menikah, berusia antara 19-30 tahun dan tinggi badan minimal 174 cm.
Sebelum mendaftar, mereka pun harus menjalani sederet pelatihan militer dan harus menyelesaikan terlebih dahulu diploma atau Sekolah Menengah Atas.
Lihat Juga :