Negara NATO Tuduh Ikan Paus Terkenal Ini Mata-mata Rusia
Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:41 WIB
Saat pertama kali ditemukan, paus itu berenang ke arah perahu dan berusaha secara aktif menarik perhatian manusia dengan menarik tali dari sisi perahu.
Orang-orang menemukannya mengenakan baju ketat yang mungkin digunakan untuk mengikat kamera atau senjata—tidak ada dalam kasus ini. "Property of St. Petersburg" tertulis di baju zirah.
Martin Biuw dari Institute of Marine Research di Norwegia mengatakan pada saat itu Angkatan Laut Rusia, bukan akademi Rusia, yang kemungkinan besar melatih paus sedemikian rupa.
Program pelatihan militer Soviet untuk lumba-lumba beroperasi dari tahun 1980 hingga 1990-an. Namun pada tahun 2017, televisi Rusia menayangkan program yang mengumumkan bahwa Angkatan Laut Rusia sedang melatih paus beluga, anjing laut, dan lumba-lumba hidung botol.
"Sejak 2019, Hvaldimir telah melakukan perjalanan di sepanjang pantai Norwegia," kata Direktorat Perikanan Norwegia, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu (27/5/2023).
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Direktur Perikanan Frank Bakke-Jensen mengatakan bahwa sejauh ini hanya ada insiden kecil di mana paus tersebut menderita luka ringan, terutama akibat kontak dengan perahu. Dia mendesak orang untuk menjauh meskipun paus itu jinak dan terbiasa berada di sekitar orang.
Orang-orang menemukannya mengenakan baju ketat yang mungkin digunakan untuk mengikat kamera atau senjata—tidak ada dalam kasus ini. "Property of St. Petersburg" tertulis di baju zirah.
Martin Biuw dari Institute of Marine Research di Norwegia mengatakan pada saat itu Angkatan Laut Rusia, bukan akademi Rusia, yang kemungkinan besar melatih paus sedemikian rupa.
Program pelatihan militer Soviet untuk lumba-lumba beroperasi dari tahun 1980 hingga 1990-an. Namun pada tahun 2017, televisi Rusia menayangkan program yang mengumumkan bahwa Angkatan Laut Rusia sedang melatih paus beluga, anjing laut, dan lumba-lumba hidung botol.
"Sejak 2019, Hvaldimir telah melakukan perjalanan di sepanjang pantai Norwegia," kata Direktorat Perikanan Norwegia, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu (27/5/2023).
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Direktur Perikanan Frank Bakke-Jensen mengatakan bahwa sejauh ini hanya ada insiden kecil di mana paus tersebut menderita luka ringan, terutama akibat kontak dengan perahu. Dia mendesak orang untuk menjauh meskipun paus itu jinak dan terbiasa berada di sekitar orang.
Lihat Juga :