Dikecam Pemerintah, Mafia Eksploitasi Masyarakat di Tengah Wabah Covid-19

Rabu, 29 April 2020 - 10:27 WIB
Mafia telah menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat miskin, menawarkan sistem kredit kepada pebisnis di ambang kebangkrutan, dan berencana memangkas paket stimulus senilai miliaran euro.

Kelompok mafia terkuat ialah Ndrangheta yang berbasis di Calabria. Ndrangheta diyakini telah menguasai sekitar 80% pasar kokain di Eropa. Meski seharusnya distribusi selama lockdown sulit, hal itu tidak berlaku bagi mereka. Justru sebaliknya, Ndrangheta mampu melancarkan aksinya secara lebih leluasa.

“Para penyelundup memanfaatkan kurangnya pengawasan para petugas di pelabuhan dan bandara. Emang siapa yang mau bekerja selama wabah,” ujar jurnalis lokal, Roberto Saviano.

Mafia tidak hanya menyelundupkan narkoba, tapi juga mencari peluang baru di tengah wabah Covid-19 mengingat sebagian “bisnisnya” lumpuh. Dosen kriminologi dari University of Essex, Anna Sergi, mengatakan mafia bergerak sangat gesit.

Kepala Polisi Italia, Franco Gabrielli, juga mengatakan sebagian ekonomi mafia turut ambruk, terutama mereka yang berinvestasi di bidang pemakaman, laundry, pembersihan pabrik, pengantaran paket, dan SPBU. Tapi, mafia yang menguasai pertanian, farmasi, dan transportasi masih berjaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!