4 Negara Luar Jazirah Arab yang Memiliki Banyak Warga Keturunan Arab, Amerika Latin Terbanyak

Jum'at, 05 Mei 2023 - 13:44 WIB
Selama Perang Dunia II, tercatat hampir dua juta orang Arab dan Mesopotamia yang menetap di Turki. Setelahnya, terdapat juga arus besar lain yang masuk selama perang Iran-Irak (1980-an) hingga invasi AS ke Irak (2003).

Pada tahun 2011 silam, perkiraan jumlah orang Arab yang tinggal di Turki mencapai 1 hingga 2 juta lebih jiwa. Saat itu, mereka kebanyakan berada di provinsi Sanliurfa, Hatay, Kilis, dan lainnya.

Namun, seiring waktu angka tersebut diperkirakan telah mengalami kenaikan yang signifikan. Terlebih pasca masuknya para pengungsi dari Suriah yang berjumlah ratusan ribu orang.

Tercatat, jumlah pengungsi yang telah masuk Arab di tahun 2016 mencapai 2,6 juta jiwa. Sehingga diperkirakan saat itu total warga keturunan Arab di Turki telah menyentuh angka mendekati 5 juta orang.

3. Amerika Serikat

Berikutnya adalah Amerika Serikat. Meski tak sebanyak Brazil ataupun Turki, namun tetap saja angkanya terbilang besar.

Mengutip laman US Embassy & Consulates, American Community Survey memperkirakan bahwa terdapat 2,1 juta warga Amerika Serikat yang berstatus keturunan Arab pada tahun 2019 lalu.

Melihat jumlahnya, mereka berasal dari negara seperti Lebanon, Yaman, Aljazair, Arab Saudi, Kuwait, dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!