11 Perang Saudara Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia
Jum'at, 21 April 2023 - 11:18 WIB
Konflik ini menelan korban sekitar 500.000 jiwa dan mengakibatkan kehancuran infrastruktur dan masyarakat di Angola.
Perang Saudara Angola memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Angola dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan sosial di Angola serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar di negara tersebut.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Afrika Selatan dan Tenggara, termasuk meningkatnya militansi di Angola dan sekitarnya.
Konflik ini berakhir pada tahun 2002 setelah ditandatanganinya Perjanjian Luena yang mengakhiri perang saudara dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang diikuti oleh UNITA.
Perang Saudara Kongo dimulai pada tahun 1998 dan berlangsung selama lima tahun antara pemerintah Kongo yang didukung pasukan Rwanda dan Uganda dan kelompok pemberontak yang didukung pasukan Zimbabwe dan Angola.
Konflik ini memiliki akar yang kompleks, antara lain perbedaan etnis dan ekonomi, serta kepentingan politik dan militer di kawasan Afrika Tengah.
Konflik ini menelan korban sekitar 5,4 juta jiwa dan mengakibatkan kehancuran infrastruktur dan masyarakat di Kongo.
Perang Saudara Kongo memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Kongo dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan sosial di Kongo serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar di negara tersebut.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Afrika Tengah dan Timur, termasuk meningkatnya militansi di Kongo dan sekitarnya.
Konflik ini berakhir pada tahun 2003 setelah ditandatanganinya Perjanjian Sun City, yang mengakhiri perang saudara dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang diikuti oleh semua pihak.
Perang Saudara Yaman dimulai pada tahun 2015 dan masih berlangsung hingga sekarang antara pemerintah Yaman yang didukung koalisi militer internasional dan kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Konflik ini berawal dari ketidakpuasan kelompok Houthi terhadap pemerintahan yang didominasi kelompok Sunni di Yaman dan meningkatnya ketegangan politik dan etnis di negara tersebut.
Konflik ini menelan korban sekitar 233.000 jiwa dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang besar di Yaman.
Perang Saudara Yaman memiliki dampak yang signifikan pada stabilitas di kawasan Timur Tengah dan kemanusiaan di Yaman.
Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan infrastruktur di Yaman serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar, termasuk kelaparan dan wabah penyakit yang merajalela.
Selain itu, konflik ini juga menimbulkan ketegangan regional antara Arab Saudi dan Iran yang masing-masing mendukung pihak yang berbeda dalam konflik ini.
Meskipun telah ada beberapa upaya untuk mengakhiri konflik, perang saudara di Yaman masih berlangsung hingga saat ini.
Perang Saudara Suriah dimulai pada tahun 2011 dan masih berlangsung hingga sekarang antara pemerintah Suriah yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad dan kelompok pemberontak yang mencoba menggulingkan pemerintah Assad.
Konflik ini bermula dari demonstrasi damai yang menuntut reformasi politik dan ekonomi di Suriah, tetapi kemudian berubah menjadi konflik bersenjata setelah pemerintah Suriah menindak tegas para demonstran.
Konflik ini menelan korban lebih dari 500.000 jiwa dan mengakibatkan pengungsi yang berjumlah jutaan orang.
Perang Saudara Suriah memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Suriah dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan infrastruktur di Suriah serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar, termasuk kelaparan dan wabah penyakit yang merajalela.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Timur Tengah, termasuk meningkatnya militansi di Suriah dan sekitarnya.
Konflik ini juga melibatkan banyak kekuatan asing, termasuk Rusia, Amerika Serikat, dan Iran, yang masing-masing mendukung pihak yang berbeda dalam konflik ini.
Meskipun telah ada beberapa upaya untuk mengakhiri konflik, perang saudara di Suriah masih berlangsung hingga saat ini.
Perang Saudara Angola memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Angola dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan sosial di Angola serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar di negara tersebut.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Afrika Selatan dan Tenggara, termasuk meningkatnya militansi di Angola dan sekitarnya.
Konflik ini berakhir pada tahun 2002 setelah ditandatanganinya Perjanjian Luena yang mengakhiri perang saudara dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang diikuti oleh UNITA.
9. Perang Saudara Kongo (1998-2003)
Perang Saudara Kongo dimulai pada tahun 1998 dan berlangsung selama lima tahun antara pemerintah Kongo yang didukung pasukan Rwanda dan Uganda dan kelompok pemberontak yang didukung pasukan Zimbabwe dan Angola.
Konflik ini memiliki akar yang kompleks, antara lain perbedaan etnis dan ekonomi, serta kepentingan politik dan militer di kawasan Afrika Tengah.
Konflik ini menelan korban sekitar 5,4 juta jiwa dan mengakibatkan kehancuran infrastruktur dan masyarakat di Kongo.
Perang Saudara Kongo memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Kongo dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan sosial di Kongo serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar di negara tersebut.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Afrika Tengah dan Timur, termasuk meningkatnya militansi di Kongo dan sekitarnya.
Konflik ini berakhir pada tahun 2003 setelah ditandatanganinya Perjanjian Sun City, yang mengakhiri perang saudara dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang diikuti oleh semua pihak.
10. Perang Saudara Yaman (2015-sekarang)
Perang Saudara Yaman dimulai pada tahun 2015 dan masih berlangsung hingga sekarang antara pemerintah Yaman yang didukung koalisi militer internasional dan kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Konflik ini berawal dari ketidakpuasan kelompok Houthi terhadap pemerintahan yang didominasi kelompok Sunni di Yaman dan meningkatnya ketegangan politik dan etnis di negara tersebut.
Konflik ini menelan korban sekitar 233.000 jiwa dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang besar di Yaman.
Perang Saudara Yaman memiliki dampak yang signifikan pada stabilitas di kawasan Timur Tengah dan kemanusiaan di Yaman.
Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan infrastruktur di Yaman serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar, termasuk kelaparan dan wabah penyakit yang merajalela.
Selain itu, konflik ini juga menimbulkan ketegangan regional antara Arab Saudi dan Iran yang masing-masing mendukung pihak yang berbeda dalam konflik ini.
Meskipun telah ada beberapa upaya untuk mengakhiri konflik, perang saudara di Yaman masih berlangsung hingga saat ini.
11. Perang Saudara Suriah (2011-sekarang)
Perang Saudara Suriah dimulai pada tahun 2011 dan masih berlangsung hingga sekarang antara pemerintah Suriah yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad dan kelompok pemberontak yang mencoba menggulingkan pemerintah Assad.
Konflik ini bermula dari demonstrasi damai yang menuntut reformasi politik dan ekonomi di Suriah, tetapi kemudian berubah menjadi konflik bersenjata setelah pemerintah Suriah menindak tegas para demonstran.
Konflik ini menelan korban lebih dari 500.000 jiwa dan mengakibatkan pengungsi yang berjumlah jutaan orang.
Perang Saudara Suriah memiliki dampak yang signifikan pada sejarah Suriah dan kawasan sekitarnya. Konflik ini menyebabkan kehancuran ekonomi dan infrastruktur di Suriah serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang besar, termasuk kelaparan dan wabah penyakit yang merajalela.
Selain itu, konflik ini juga berdampak pada stabilitas di kawasan Timur Tengah, termasuk meningkatnya militansi di Suriah dan sekitarnya.
Konflik ini juga melibatkan banyak kekuatan asing, termasuk Rusia, Amerika Serikat, dan Iran, yang masing-masing mendukung pihak yang berbeda dalam konflik ini.
Meskipun telah ada beberapa upaya untuk mengakhiri konflik, perang saudara di Suriah masih berlangsung hingga saat ini.
(sya)
Lihat Juga :