Menhan Zionis: Iran Sedang Perang Melawan Israel di Semua Lini
Senin, 17 April 2023 - 08:13 WIB
Baca Juga: Israel Sesumbar Mampu Serang Iran Sendirian, Ini Respons Jenderal Teheran
Pada hari Minggu lembaga think tank Jerusalem Institute for Strategic Studies (JISS) menerbitkan pernyataan posisi yang memperingatkan perang semacam itu dan mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menangguhkan rencana reformasi yudisialnya sehubungan dengan ancaman tersebut.
“Israel dilihat dari luar sebagai masyarakat yang tercabik-cabik, secara bertahap kehilangan kemampuannya untuk berfungsi,” kata JISS dalam sebuah pernyataan yang menggemakan kata-kata salah satu rekan mereka, mantan Penasihat Keamanan Nasional Mayor Jenderal (Purn) kata Yaakov Amidror, minggu lalu.
“Musuh Israel mendapatkan kepercayaan dan mengharapkan kondisi internal di negara Yahudi mengarah pada penghancuran diri,” kata JISS. "Ini terjadi karena Amerika Serikat mengurangi keterlibatannya di Timur Tengah dan Iran memperkuat hubungannya dengan negara-negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi," lanjut JISS.
“Peluang memburuknya konflik yang lebih luas lebih signifikan hari ini daripada sebelumnya,” kata JISS. "Israel perlu mempersiapkan kemungkinan perang yang nyata.”
Pada hari Minggu lembaga think tank Jerusalem Institute for Strategic Studies (JISS) menerbitkan pernyataan posisi yang memperingatkan perang semacam itu dan mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menangguhkan rencana reformasi yudisialnya sehubungan dengan ancaman tersebut.
“Israel dilihat dari luar sebagai masyarakat yang tercabik-cabik, secara bertahap kehilangan kemampuannya untuk berfungsi,” kata JISS dalam sebuah pernyataan yang menggemakan kata-kata salah satu rekan mereka, mantan Penasihat Keamanan Nasional Mayor Jenderal (Purn) kata Yaakov Amidror, minggu lalu.
“Musuh Israel mendapatkan kepercayaan dan mengharapkan kondisi internal di negara Yahudi mengarah pada penghancuran diri,” kata JISS. "Ini terjadi karena Amerika Serikat mengurangi keterlibatannya di Timur Tengah dan Iran memperkuat hubungannya dengan negara-negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi," lanjut JISS.
“Peluang memburuknya konflik yang lebih luas lebih signifikan hari ini daripada sebelumnya,” kata JISS. "Israel perlu mempersiapkan kemungkinan perang yang nyata.”
Lihat Juga :