Geger Bocornya Dokumen Militer Sangat Rahasia, AS Cari Pembocornya

Senin, 10 April 2023 - 10:08 WIB
Keaslian dokumen itu belum bisa diverifikasi secara independen.

Beberapa perkiraan korban medan pertempuran dari Ukraina tampaknya telah diubah untuk meminimalkan kerugian Rusia. Tidak jelas mengapa setidaknya satu ditandai tidak terklasifikasi tetapi termasuk informasi sangat rahasia.

Beberapa dokumen diberi tanda "NOFORN", artinya tidak dapat diberikan kepada warga negara asing.

Baca Juga: Dokumen Rahasia Militer AS Kembali Bocor

Dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters pada hari Minggu bahwa mereka tidak mengesampingkan bahwa dokumen tersebut mungkin telah direkayasa untuk menyesatkan penyelidik mengenai asal-usulnya atau untuk menyebarkan informasi palsu yang dapat membahayakan kepentingan keamanan AS.

Gedung Putih merujuk pertanyaan para wartawan ke Pentagon.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Pentagon mengatakan sedang meninjau validitas dokumen yang difoto yang tampaknya berisi materi sensitif dan sangat rahasia.

Pentagon telah merujuk masalah tersebut ke Departemen Kehakiman, yang telah membuka penyelidikan kriminal.

Salah satu dokumen, tertanggal 23 Februari dan ditandai "Secret", menguraikan secara rinci bagaimana sistem pertahanan udara S-300 Ukraina akan habis pada 2 Mei dengan tingkat penggunaan saat ini.

Informasi yang dijaga ketat seperti itu bisa sangat berguna bagi pasukan Rusia, dan Ukraina mengatakan presiden dan pejabat keamanannya bertemu pada hari Jumat untuk membahas cara mencegah kebocoran informasi.

Dokumen lain, bertanda "Top Secret" dan dari pembaruan Intel CIA dari 1 Maret, mengatakan badan intelijen Mossad mendorong protes terhadap rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk memperketat kontrol di Mahkamah Agung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!