Standar Ganda Barat soal HAM: Galak pada Rusia tapi Bungkam pada Israel

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:55 WIB
“Standar ganda ini mengungkapkan rasisme yang melekat dalam kebijakan dan praktik perbatasan eksternal Uni Eropa,” lanjut laporan Amnesty.

Di Amerika Serikat, laporan tersebut mencatat bahwa 25.000 warga Haiti diusir antara September 2021 hingga Mei 2022 tanpa proses hukum, sebuah langkah yang bertentangan dengan hukum internasional.

Di antara krisis lain yang disorot dalam laporan itu, Amnesty mengatakan perang saudara selama lebih dari dua tahun di Tigray, Ethiopia, adalah salah satu yang paling mematikan dalam ingatan baru-baru ini.

Menurut beberapa perkiraan, ratusan ribu orang yang terlibat dalam konflik tersebut tewas tahun lalu saja, dan negara-negara seperti Mali, Venezuela, dan Yaman juga dilanda pertempuran bersenjata atau kekerasan sistemik terkait dengan pelanggaran HAM.

Menurut Callamard, Ukraina harus memberikan “cetak biru” secara internasional tentang apa yang perlu dilakukan untuk melindungi penduduk dari pelanggaran HAM yang serius.

“Apa yang bisa dilakukan untuk pengungsi Ukraina, pasti bisa dilakukan untuk pengungsi Suriah,” katanya.

“Apa alasan masyarakat internasional tidak melipatgandakan apa yang telah mereka lakukan untuk rakyat Ukraina dan melakukannya untuk orang lain? Satu-satunya jawaban untuk pertanyaan itu adalah kepentingan pribadi,” imbuh dia.

Ditanya apakah dia optimistis tentang kondisi HAM pada tahun 2023, Callamard berkata: “Sayangnya, meskipun kami memiliki model yang baik dengan Ukraina...kami tidak memiliki banyak kepercayaan bahwa negara dapat bertindak dengan cara yang berfokus pada kebaikan global dan universal dan...aturan yang berlaku untuk semua orang di mana pun.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!