Junta Myanmar Akan Lanjutkan Tindakan Keras pada Lawan Politik

Selasa, 28 Maret 2023 - 00:30 WIB
Ia mengacu pada “Pemerintah Persatuan Nasional”, sebuah badan yang didominasi oleh anggota parlemen yang digulingkan yang bekerja untuk membalikkan kudeta.

“Junta kemudian akan mengadakan "pemilihan yang bebas dan adil" setelah keadaan darurat selesai,” katanya.

Bulan lalu, militer mengumumkan perpanjangan keadaan darurat dua tahun dan penundaan pemilihan yang telah dijanjikan akan diadakan pada bulan Agustus, karena tidak cukup menguasai negara untuk diadakannya pemungutan suara.

“Ketenangan dan stabilitas sangat penting” sebelum pemilihan apa pun dapat dilanjutkan, kata Min Aung pada pawai tersebut.

Baca juga: Utusan PBB: Myanmar Negara Gagal, Dipimpin Junta yang Dipersenjatai Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!