Gubernur di Filipina Tewas Dibunuh Kelompok Bersenjata

Minggu, 05 Maret 2023 - 08:40 WIB
"Dia melayani konstituen pada hari Sabtu bersama dengan kepala departemennya,” katanya seperti dilansir dari The Associated Press, Minggu (5/3/2023).

Polisi mengatakan sebanyak 10 tersangka terlihat melarikan diri dari tempat kejadian dan kemudian meninggalkan SUV tersebut. Polisi mendirikan pos pemeriksaan keamanan dan meluncurkan pencarian di seluruh provinsi untuk para tersangka.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, mengutuk serangan yang terjadi pada tengah hari itu, saat penduduk desa miskin berkumpul di depan rumah Degamo untuk mencari bantuan medis dan lainnya.

"Pemerintah saya tidak akan berhenti sampai kami membawa para pelaku kejahatan pengecut dan keji ini ke pengadilan," kata Marcos dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Cari Pesawat Cessna yang Hilang, Tim SAR Filipina Masuk ke Kawah Gunung Berapi

Marcos mengatakan tanpa merinci bahwa pihak berwenang telah mengumpulkan banyak informasi dan sekarang memiliki arah yang jelas tentang bagaimana melanjutkan untuk mengadili mereka yang berada di belakang pembunuhan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!