10 Hari Terperangkap, Gadis Remaja Diselamatkan dari Puing-puing Gempa

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:14 WIB
"Orang tua mereka sudah meninggal," kata korban selamat dari gempa Bayram Nacar, yang berdiri menunggu bersama pria lokal lainnya yang mengenakan masker saat ekskavator membersihkan tumpukan besar beton yang hancur dan batang logam bengkok di belakang pohon.

Dia mengatakan jenazah orang tua anak laki-laki itu masih berada di bawah reruntuhan.

“Ayahnya bernama Atilla Sariyildiz. Tubuhnya belum ditemukan. Kami berharap menemukan orang tuanya setelah ekskavator membuang puing-puing,” ujarnya.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan lebih dari 4.300 gempa susulan telah menghantam zona bencana sejak awal.

Sementara itu Pemerintah Suriah telah mengumumkan jumlah korban tewas di wilayah yang dikuasainya sebanyak 1.414, mengatakan ini adalah penghitungan akhir.

Sebagian besar korban jiwa di Suriah terjadi di barat laut yang dikuasai kelompok oposisi, tetapi tim penyelamat mengatakan tidak ada yang ditemukan hidup di sana sejak 9 Februari dan fokus telah bergeser untuk membantu korban selamat.

Dengan banyaknya infrastruktur sanitasi di kawasan yang rusak atau tidak dapat beroperasi, otoritas kesehatan menghadapi tugas berat dalam upaya memastikan bahwa masyarakat sekarang tetap bebas penyakit.

Baca: Rabi Eliyahu Klaim Gempa Turki-Suriah Hukuman Tuhan untuk Musuh Israel

Upaya bantuan di barat laut terhambat oleh konflik dan banyak orang di sana merasa terlantar saat bantuan menuju ke bagian lain dari zona bencana yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!