Pengunjung Serang Pelaku Penembakan Massal AS Saat Sidang
Kamis, 16 Februari 2023 - 00:01 WIB
Pria itu kemudian meraih bahu Massey dan mendorongnya ke samping saat dia menerjang Gendron dan pengacaranya.
"Jangan lakukan itu!" sebuah suara terdengar berteriak saat pengadilan berubah menjadi kekacauan dan polisi menghentikan keributan.
Gendron terlihat dilarikan keluar dari ruang sidang saat petugas pengadilan menahan pria tersebut.
"Anda tidak tahu apa yang kami alami," teriak pria itu di ruang sidang saat dia dibawa pergi oleh petugas, menurut The Associated Press.
Sebelum pernyataan tersebut, Gendron digambarkan sedang menangis saat anggota keluarga korban membacakan pernyataan mereka, salah satunya menyebutnya sebagai "rasis pengecut".
Gendron, pria berkulit putih, membunuh 10 orang kulit hitam dan melukai tiga lainnya dalam penembakan massal yang dipicu kebencian di Tops Friendly Market di Buffalo, New York, pada 18 Mei 2022.
Baca: Penembakan Kembali Guncang AS, 1 Tewas dan 4 Luka Termasuk Anak-anak
"Jangan lakukan itu!" sebuah suara terdengar berteriak saat pengadilan berubah menjadi kekacauan dan polisi menghentikan keributan.
Gendron terlihat dilarikan keluar dari ruang sidang saat petugas pengadilan menahan pria tersebut.
"Anda tidak tahu apa yang kami alami," teriak pria itu di ruang sidang saat dia dibawa pergi oleh petugas, menurut The Associated Press.
Sebelum pernyataan tersebut, Gendron digambarkan sedang menangis saat anggota keluarga korban membacakan pernyataan mereka, salah satunya menyebutnya sebagai "rasis pengecut".
Gendron, pria berkulit putih, membunuh 10 orang kulit hitam dan melukai tiga lainnya dalam penembakan massal yang dipicu kebencian di Tops Friendly Market di Buffalo, New York, pada 18 Mei 2022.
Baca: Penembakan Kembali Guncang AS, 1 Tewas dan 4 Luka Termasuk Anak-anak
Lihat Juga :