Balon Mata-mata China Intai Situs Senjata Nuklir Amerika, AS Kirim Jet Tempur
Jum'at, 03 Februari 2023 - 10:13 WIB
"Kami menilai balon ini memiliki nilai aditif yang terbatas dari sudut pandang pengumpulan intelijen," kata pejabat tersebut.
"Balon memasuki wilayah udara AS beberapa hari yang lalu," ujarnya, menambahkan bahwa intelijen AS telah melacaknya jauh sebelum itu.
Setelah Biden menanyakan apa opsi untuk menghadapinya, pada hari Rabu Austin yang berada di Filipina mengadakan diskusi dengan pejabat tinggi Pentagon.
Militer AS kemudian mengirim jet tempur untuk memeriksa balon tersebut.
"Tetapi keputusan Pentagon adalah tidak mengambil tindakan kinetik karena risiko keselamatan dan keamanan orang-orang di darat dari kemungkinan puing-puing," kata pejabat tersebut.
Menurutnya, balon itu terbang pada ketinggian yang cukup tinggi dan tidak mengancam penerbangan komersial.
Baca juga: Penerbang Amerika Shock Dapat Memo Sang Jenderal soal AS-China Perang Tahun 2025
"Balon memasuki wilayah udara AS beberapa hari yang lalu," ujarnya, menambahkan bahwa intelijen AS telah melacaknya jauh sebelum itu.
Setelah Biden menanyakan apa opsi untuk menghadapinya, pada hari Rabu Austin yang berada di Filipina mengadakan diskusi dengan pejabat tinggi Pentagon.
Militer AS kemudian mengirim jet tempur untuk memeriksa balon tersebut.
"Tetapi keputusan Pentagon adalah tidak mengambil tindakan kinetik karena risiko keselamatan dan keamanan orang-orang di darat dari kemungkinan puing-puing," kata pejabat tersebut.
Menurutnya, balon itu terbang pada ketinggian yang cukup tinggi dan tidak mengancam penerbangan komersial.
Baca juga: Penerbang Amerika Shock Dapat Memo Sang Jenderal soal AS-China Perang Tahun 2025
Lihat Juga :