Langsung Bertindak, Jaksa Turki Selidiki Politisi Denmark dan Belanda Pembakar Al-Quran

Kamis, 02 Februari 2023 - 06:16 WIB
Provokasi tersebut menuai protes dan kemarahan di seluruh dunia Islam, dengan Turki mempertanyakan bagaimana polisi mengizinkan protes itu dan tidak mengambil tindakan untuk menghentikannya.

Polisi malah mengklaim penghinaan pada kitab suci tersebut termasuk dalam "kebebasan berbicara".

Turki menyebut Paludan sebagai "penipu pembenci Islam" dan mengutuk keras izin yang diberikan pihak berwenang untuk tindakan provokatif tersebut, yang "jelas merupakan kejahatan rasial".
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!