Eks Pejabat Kremlin: Putin Kehilangan 50% Pasukan Elite Rusia di Ukraina

Rabu, 01 Februari 2023 - 01:55 WIB
Pada 21 September Putin mengumumkan "mobilisasi parsial" yang seharusnya menargetkan sekitar 300.000 cadangan dan mantan personel militer dengan spesialisasi militer tertentu dan pengalaman yang relevan.

Kremlin mengatakan pada 31 Oktober bahwa mobilisasi parsial telah berakhir. Lembaga think tank Amerika Serikat (AS), Institute for the Study of War (ISW), sebelumnya telah menilai bahwa Rusia diam-diam memobilisasi pasukan.

Banyak yang mengamati bahwa Putin mungkin sedang mempersiapkan untuk mengumumkan gerakan mobilisasi kedua.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Senin bahwa pihak berwenang Rusia kemungkinan tetap membuka opsi panggilan lain di bawah "mobilisasi parsial" Presiden Putin.

ISW juga menilai pada awal Januari bahwa Putin mungkin bersiap untuk mengumumkan gerakan mobilisasi kedua.

Namun Kremlin sejauh ini telah membantah laporan semacam itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!