Guru Palestina Ditembak Mati Saat Berikan Pertolongan Pertama
Jum'at, 20 Januari 2023 - 16:23 WIB
"Ayah saya keluar untuk membantu pria itu, untuk memberikan pertolongan pertama," katanya.
"Kami menyeretnya ke dalam dan mereka menembak ayah saya di bagian atas tubuh dan saya memindahkannya ke dalam karena dia berlumuran darah," katanya kepada kantor berita Reuters, berdiri di ambang pintu dengan lantai berlumuran darah.
Paramedis Palestina mengatakan Bouaqneh dan seorang petugas medis sedang mendekati militan yang terluka di luar rumah.
"Pada saat itu tentara Israel menembakkan peluru dengan kecepatan tinggi ke arah mereka dan sebuah peluru mengenai guru di dada ketika dia berusaha membantu yang terluka," kata Perhimpunan Bantuan Medis Palestina (PMRS) dalam sebuah pernyataan kepada BBC.
"(Petugas medis) mengenakan rompi pertolongan pertama yang jelas ketika penembakan itu terjadi," kata PMRS seperti dilansir dari kantor berita yang berbasis di Inggris itu, Jumat (20/1/2023).
PMRS menambahkan kedua pria yang ditembak itu dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi kematian Adham Jabareen (28) yang kemudian diidentifikasi oleh Jihad Islam Palestina sebagai salah satu anggotanya. Laporan lokal mengatakan dia adalah seorang komandan di Jenin untuk kelompok tersebut, yang terdaftar oleh Israel dan Barat sebagai organisasi teroris.
Baca: 40 Negara Desak Israel Cabut Sanksi Otoritas Palestina
Video dari penggerebekan pada Kamis pagi menunjukkan pengangkut pasukan lapis baja dan alat penggali militer memasuki Jenin, sementara tembakan berulang kali terdengar di rekaman lain.
"Kami menyeretnya ke dalam dan mereka menembak ayah saya di bagian atas tubuh dan saya memindahkannya ke dalam karena dia berlumuran darah," katanya kepada kantor berita Reuters, berdiri di ambang pintu dengan lantai berlumuran darah.
Paramedis Palestina mengatakan Bouaqneh dan seorang petugas medis sedang mendekati militan yang terluka di luar rumah.
"Pada saat itu tentara Israel menembakkan peluru dengan kecepatan tinggi ke arah mereka dan sebuah peluru mengenai guru di dada ketika dia berusaha membantu yang terluka," kata Perhimpunan Bantuan Medis Palestina (PMRS) dalam sebuah pernyataan kepada BBC.
"(Petugas medis) mengenakan rompi pertolongan pertama yang jelas ketika penembakan itu terjadi," kata PMRS seperti dilansir dari kantor berita yang berbasis di Inggris itu, Jumat (20/1/2023).
PMRS menambahkan kedua pria yang ditembak itu dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi kematian Adham Jabareen (28) yang kemudian diidentifikasi oleh Jihad Islam Palestina sebagai salah satu anggotanya. Laporan lokal mengatakan dia adalah seorang komandan di Jenin untuk kelompok tersebut, yang terdaftar oleh Israel dan Barat sebagai organisasi teroris.
Baca: 40 Negara Desak Israel Cabut Sanksi Otoritas Palestina
Video dari penggerebekan pada Kamis pagi menunjukkan pengangkut pasukan lapis baja dan alat penggali militer memasuki Jenin, sementara tembakan berulang kali terdengar di rekaman lain.
Lihat Juga :